Tata Cara Wudhu Langkah demi Langkah untuk Sholat

Cara berwudhu: empat rukun yang disebut Al-Qur'an, langkah sunnah dari cara Nabi saw. berwudhu, hal-hal yang membatalkan wudhu, dan perbedaan antarmazhab.

Tata cara sholatDiperbarui 21 Oktober 20265 menit baca

Panduan ini menjelaskan pandangan dan sumber yang umum. Ini bukan fatwa. Untuk keadaan Anda sendiri, tanyakan kepada ustaz atau imam yang Anda percaya.

Wudhu adalah bersuci ringan yang menyiapkan Anda untuk sholat. Waktunya sekitar dua menit, dan Al-Qur'an menyebut seluruh kewajibannya dalam satu ayat. Semua yang lain di bawah ini adalah praktik Nabi saw., yang membuat wudhu lebih sempurna dan lebih besar pahalanya tetapi bukan syarat sah.

Yang diwajibkan Al-Qur'an (5:6)

Makna Al-Qur'an 5:6: apabila kamu hendak sholat, basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai siku, usaplah kepalamu, dan basuhlah kakimu sampai mata kaki. Dari ayat ini semua mazhab mengambil empat rukun:

  1. Membasuh wajah, dari tempat tumbuh rambut sampai dagu dan dari telinga ke telinga.
  2. Membasuh kedua tangan sampai siku, termasuk sikunya.
  3. Mengusap kepala dengan tangan basah (Hanafi: minimal seperempat; Syafi'i: sebagian saja; Maliki dan Hanbali: seluruhnya).
  4. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki, termasuk mata kakinya.

Sebagian mazhab menambahkan syarat yang juga wajib: Syafi'i, Maliki, dan Hanbali menghitung niat sebagai rukun; Syafi'i, Hanbali, dan Maliki mewajibkan tertib sesuai urutan ayat, dan Maliki serta Hanbali mewajibkan muwalah, yakni berturut-turut tanpa jeda panjang; Hanbali menghitung berkumur dan memasukkan air ke hidung sebagai wajib. Praktik Ja'fari mengusap, bukan membasuh, kaki, dan mengusap kepala dengan sisa air di tangan. Untuk keadaan Anda sendiri, tanyakan kepada ustaz atau imam yang Anda percaya.

Wudhu sunnah yang lengkap, langkah demi langkah

Utsman bin Affan pernah meminta air, berwudhu di hadapan orang-orang persis seperti yang ia lihat dari Nabi saw., lalu mengutip beliau: siapa yang berwudhu seperti ini kemudian sholat dua rakaat tanpa berbicara dalam hatinya, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (al-Bukhari 159 / Muslim 226). Langkah-langkah yang beliau tunjukkan itulah wudhu "sempurna" yang baku:

  1. Berniat wudhu dan membaca Bismillah.
  2. Membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan tiga kali.
  3. Berkumur tiga kali, mengambil air dengan tangan kanan.
  4. Menghirup air ke hidung (istinsyaq) lalu mengeluarkannya tiga kali, dengan tangan kiri untuk membersihkan.
  5. Membasuh wajah tiga kali.
  6. Membasuh tangan kanan sampai siku tiga kali, lalu tangan kiri.
  7. Mengusap kepala sekali: basahi kedua tangan, jalankan dari dahi ke tengkuk dan kembali.
  8. Mengusap telinga dengan sisa basah yang sama: jari telunjuk di bagian dalam, ibu jari di belakang.
  9. Membasuh kaki kanan sampai mata kaki tiga kali, menyela-nyela jari dengan jari tangan, lalu kaki kiri.

Membasuh setiap anggota sekali sudah cukup untuk sah; tiga kali adalah sunnah yang lebih sempurna. Tutup dengan syahadat: Asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la syarika lah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh.

Tiga hal yang sering terlewat oleh pemula

  • Air harus mengenai seluruh permukaan: sudut mata, bagian di bawah cincin, tumit, dan sela-sela jari kaki. Gosok, jangan sekadar percikkan.
  • Janggut: basuh kulitnya jika janggut tipis; jika tebal, membasuh permukaannya sudah cukup dan menyela-nyelanya dengan jari basah adalah sunnah.
  • Jangan terputus lama. Jeda panjang yang membuat anggota sebelumnya kering berarti harus mengulang dari awal menurut sebagian mazhab.

Yang membatalkan wudhu

Kejadian Status
Sesuatu yang keluar dari qubul atau dubur (air kecil, air besar, kentut) Membatalkan, semua mazhab
Tidur nyenyak sambil berbaring atau bersandar sehingga tidak akan sadar jika kentut Membatalkan, semua mazhab (terkantuk ringan sambil duduk tegak tidak, menurut kebanyakan pendapat)
Hilang kesadaran, pingsan, mabuk Membatalkan, semua mazhab
Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan tanpa penghalang Membatalkan menurut Syafi'i, Hanbali, dan Maliki; Hanafi: tidak
Bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram Membatalkan menurut Syafi'i (sentuhan apa pun); Maliki dan Hanbali: hanya jika dengan syahwat; Hanafi: tidak
Darah keluar, muntah sepenuh mulut Hanafi dan Hanbali: membatalkan jika mengalir; Syafi'i dan Maliki: tidak
Makan daging unta Membatalkan menurut Hanbali saja
Tertawa terbahak-bahak dalam sholat Hanafi: membatalkan; lainnya: tidak

Yang tidak membatalkan wudhu dalam mazhab mana pun: air mata, keringat, menangis, makanan biasa, luka kecil yang tidak mengalir, berbicara, marah, mimisan yang langsung berhenti (tetap dibersihkan).

Kaidah sederhana untuk sehari-hari: jika Anda sudah ke toilet, kentut, atau tidur nyenyak, berwudhulah lagi. Untuk kasus yang diperselisihkan, ikuti mazhab yang biasa Anda ikuti; jika ragu, memperbarui wudhu selalu sah dan tidak pernah merugikan.

Contoh: sehari dengan wudhu paling sedikit

Jadwal Jakarta, 8 Maret 2027 (metode Kemenag): Subuh 04:43, Dzuhur 12:07, Ashar 15:09, Maghrib 18:12, Isya 19:20.

  • 04:30 wudhu sebelum Subuh.
  • Pagi tertidur di sofa: tidur nyenyak, wudhu batal.
  • 12:00 wudhu sebelum Dzuhur. Tidak ke toilet sampai sore, sehingga Ashar pukul 15:09 dikerjakan dengan wudhu yang sama.
  • 17:50 ke toilet, lalu wudhu sebelum Maghrib pukul 18:12, dan Isya pukul 19:20 dengan wudhu yang sama.

Tiga kali wudhu untuk lima sholat. Banyak orang lebih suka memperbarui wudhu sebelum setiap sholat.

Ketika wudhu sulit

Jika air tidak ada, atau membasuh akan memperparah luka atau penyakit, syariat memberi pengganti: tayamum dengan debu yang suci. Orang dengan keluarnya sesuatu terus-menerus, beser, atau kateter mengikuti aturan khusus yang memungkinkan sholat; lihat sholat saat sakit atau lanjut usia dan tanyakan kepada ustaz yang Anda percaya.

Mandi wajib: ketika wudhu saja tidak cukup

Wudhu tidak cukup setelah hubungan suami istri atau keluarnya mani, atau di akhir haid dan nifas; semuanya memerlukan mandi wajib (ghusl), membasuh seluruh tubuh. Mandi wajib yang sah sudah mencakup wudhu, sehingga setelahnya Anda boleh langsung sholat.

Wudhu dan jadwal sholat

Wudhu tetap sah selama belum batal, jadi tidak perlu disesuaikan dengan jadwal sholat; satu-satunya soal waktu adalah menyisakan cukup menit sebelum waktu sholat habis. Di Indonesia jarak Maghrib ke Isya hanya sekitar satu jam sepuluh menit, dan dua menit untuk wudhu adalah alasan yang baik untuk tidak menunda sholat sampai saat terakhir. Setelah wudhu selesai, langkah berikutnya adalah sholat itu sendiri: tata cara sholat.

Alat yang berguna

Tanya jawab

Apakah saya harus berwudhu sebelum setiap sholat?

Hanya jika wudhu batal sejak sholat sebelumnya. Satu wudhu bisa dipakai untuk beberapa sholat. Memperbaruinya tetap dianjurkan sebagai kebiasaan, tetapi bukan keharusan.

Bolehkah berwudhu dengan cat kuku atau riasan?

Air harus sampai ke kulit dan kuku pada anggota yang dibasuh. Riasan biasa yang tembus air tidak masalah; lapisan kedap air seperti cat kuku tidak, jadi hapus dulu atau pakai produk yang tembus air. Untuk produk tertentu, tanyakan kepada ustaz yang Anda percaya.

Bagaimana jika saya tidak yakin apakah wudhu saya batal?

Kaidah umum di semua mazhab: keyakinan tidak hilang karena keraguan. Jika Anda yakin sudah berwudhu dan hanya menduga wudhu itu batal, Anda masih punya wudhu.

Berapa banyak air yang sebaiknya dipakai?

Sangat sedikit. Nabi saw. berwudhu dengan sekitar satu mud, kurang dari satu liter. Keran yang dibiarkan mengalir selama wudhu penuh dengan mudah menghabiskan lima liter; menutupnya di antara langkah-langkah itu sunnah sekaligus masuk akal.

Bolehkah mengusap kaus kaki sebagai ganti membasuh kaki?

Mengusap sepatu kulit (khuf) yang dipakai setelah wudhu sempurna diriwayatkan dalam sunnah dan diterima keempat mazhab Sunni; kebanyakan membolehkannya sehari semalam saat mukim dan tiga hari saat bepergian. Kaus kaki katun biasa termasuk perkara yang diperselisihkan. Tanyakan kepada ustaz yang Anda percaya.

Sumber

  • Al-Qur'an 5:6
  • Shahih al-Bukhari 159; Shahih Muslim 226 (wudhu Utsman)

Bantu kami menjadi lebih baik

Bagikan Salah Table kepada orang yang membutuhkannya. Kami tidak menerima donasi dan tidak menayangkan iklan.

Mohon sertakan nama kota, tanggal, metode yang tampil di halaman, dan waktu menurut jadwal masjid Anda.