Sedekah di Bulan Ramadhan: Cara dan Tempat Bersedekah
Sedekah Ramadhan dijelaskan: apa itu sedekah, bedanya dengan zakat dan zakat fitrah, memberi makan orang berbuka, memberi di sekitar, dan mengecek lembaga amal.
Panduan ini menjelaskan pandangan dan sumber yang umum. Ini bukan fatwa. Untuk keadaan Anda sendiri, tanyakan kepada ustaz atau imam yang Anda percaya.
Ramadhan mengubah cara orang memberi. Kotak amal masjid terisi, lembaga amal membuka kampanye, dan keluarga memasak lebih untuk tetangga. Nalurinya benar: al-Bukhari meriwayatkan bahwa Nabi saw. adalah orang yang paling dermawan dan lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan, ketika Jibril menemuinya setiap malam. Artikel ini menjelaskan dasar-dasar sedekah, bedanya dengan zakat, pahala memberi makan orang yang berpuasa, dan cara memberi agar uang Anda sampai kepada yang benar-benar membutuhkan.
Apa itu sedekah
Sedekah adalah setiap pemberian sukarela karena Allah: uang, makanan, waktu, kata-kata yang baik. Al-Qur'an (2:261) mengibaratkan harta yang dibelanjakan di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai seratus biji. Tidak ada batas minimal, tidak ada penerima tetap, dan tidak ada waktu tetap. Boleh diberikan kepada siapa pun yang membutuhkan, Muslim atau bukan, kerabat atau orang asing.
Sedekah jariyah, "sedekah yang mengalir", adalah pemberian yang terus memberi manfaat setelah Anda: sumur, bagian dalam pembangunan sekolah atau pesantren, mushaf Al-Qur'an. Banyak orang memilih satu proyek seperti itu setiap Ramadhan.
Sedekah, zakat, dan zakat fitrah
Ketiganya sering tercampur dalam kampanye Ramadhan.
| Sedekah | Zakat (mal) | Zakat fitrah | |
|---|---|---|---|
| Hukum | Sunnah | Wajib atas harta di atas nisab yang dimiliki selama satu tahun qamariah | Wajib atas setiap Muslim yang punya makanan lebih dari kebutuhannya, dibayar untuk setiap anggota keluarga |
| Jumlah | Bebas | 2,5% dari harta yang memenuhi syarat (emas, perak, uang, barang dagangan; tarif lain untuk hasil pertanian dan ternak) | Satu sha' makanan pokok, di Indonesia 2,5 kg atau 3,5 liter beras, atau nilainya dalam uang sesuai ketetapan BAZNAS setempat |
| Penerima | Siapa pun yang membutuhkan | Delapan golongan dalam Al-Qur'an 9:60 | Fakir dan miskin |
| Waktu | Kapan saja | Saat haul zakat Anda, yang bisa jatuh di bulan Ramadhan | Sebelum sholat Id |
Nabi saw. mewajibkan zakat fitrah sebesar satu sha' kurma atau gandum, dibayar sebelum sholat Id (Bukhari 1503; Muslim 984), sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dan makanan bagi orang miskin (Abu Dawud 1609). Rincian dan perkiraan tanggal 2027 (Idulfitri diperkirakan Selasa, 9 Maret; di Indonesia pastikan dengan sidang isbat) ada di zakat fitrah. Tunaikan zakat dan zakat fitrah lebih dulu; sedekah adalah yang Anda beri di atasnya.
Memberi makan orang yang berpuasa
Nabi saw. bersabda bahwa siapa yang memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa mendapat pahala seperti pahala orang itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun (Tirmidzi 807). Inilah dasar buka puasa bersama dan setiap kotak takjil di pintu masjid. Caranya:
- Sponsori buka puasa di masjid Anda untuk satu malam; kebanyakan masjid menyebutkan biaya per malam dan per orang.
- Masak dua kali lipat pada suatu malam dan kirim sepiring ke tetangga atau anak kos yang tinggal sendiri. Ide praktisnya ada di mengadakan buka puasa.
- Berikan kurma dan air kemasan ke masjid, panti, atau mushola rumah sakit.
- Berdonasi ke lembaga amal terverifikasi yang menjalankan program buka puasa di daerah yang kekurangan makanan.
Memberi di lingkungan sendiri
Kebanyakan kampanye Ramadhan bersifat nasional atau internasional, dan itu penting. Kebutuhan di sekitar juga nyata dan sering tak terlihat: dapur umum dekat masjid, keluarga pengungsi di hunian sementara, janda yang tidak mau meminta. Memberi di lingkungan sendiri punya dua keuntungan: Anda bisa melihat bahwa bantuan itu sampai, dan ia membangun komunitas yang kelak akan menyokong Anda juga.
Rencana Ramadhan yang seimbang bagi orang yang memberi Rp1.500.000 selama sebulan bisa seperti ini:
| Ke mana | Jumlah | Cara |
|---|---|---|
| Dapur umum setempat atau dana sosial masjid | Rp500.000 | Transfer rutin bulanan yang diatur sejak Sya'ban |
| Sponsor buka puasa di masjid | Rp300.000 | Satu malam |
| Bantuan kemanusiaan darurat | Rp500.000 | Lembaga terverifikasi, diberikan pada sepuluh malam terakhir |
| Sedekah harian kecil | Rp200.000 | Sekitar Rp7.000 sehari di kotak amal masjid |
Sepuluh malam terakhir
Banyak orang menyisihkan sebagian pemberiannya untuk sepuluh malam terakhir (diperkirakan mulai petang Sabtu, 27 Februari 2027), berharap memberi pada Lailatul Qadar, yang digambarkan Al-Qur'an (97:3) lebih baik daripada seribu bulan. Sebagian mengatur donasi otomatis setiap malam selama sepuluh malam agar tidak ada malam yang terlewat. Baca Lailatul Qadar 2027 dan sepuluh malam terakhir dan i'tikaf untuk tanggal dan rencana malam demi malamnya.
Memeriksa lembaga amal
Ramadhan memunculkan kampanye palsu di samping yang asli. Sebelum memberi kepada organisasi yang tidak Anda kenal:
- Periksa izinnya. Di Indonesia, lembaga amil zakat (LAZ) wajib berizin dari Kemenag dan tercatat di BAZNAS, dan penggalangan dana publik memerlukan izin Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dari Kementerian Sosial atau pemerintah daerah. Di Inggris ada daftar Charity Commission, di Amerika pencarian organisasi bebas pajak IRS, di Malaysia dan Singapura lembaga zakat negeri dan MUIS. Nomor izin pada poster bisa dicek dalam semenit.
- Baca laporannya. Lembaga yang berizin menerbitkan laporan keuangan tahunan. Lihat berapa yang sampai ke program.
- Beri lewat situs resmi lembaga atau transfer rutin, bukan lewat tautan di pesan berantai.
- Hati-hati dengan pengumpul uang tunai di lampu merah dan depan toko kecuali mereka membawa identitas lembaga dan kotak bersegel bernomor.
- Tanyakan ke masjid organisasi mana yang pernah bekerja sama dengannya.
Untuk perorangan yang membutuhkan, memberi langsung sering kali paling efektif, dan tidak perlu izin; yang perlu adalah kerahasiaan. Al-Qur'an (2:271) mengatakan, artinya, menampakkan sedekah itu baik, dan menyembunyikannya untuk diberikan kepada orang fakir itu lebih baik.
Menjadikannya kebiasaan
Tentukan jumlahnya di bulan Sya'ban sebagai bagian dari daftar persiapan Ramadhan, buat otomatis yang bisa, dan sisakan ruang untuk yang tak terduga: kotak amal selepas Jumat, tetangga yang perlu bantuan, kampanye yang tidak Anda duga. Bulan ini akan menghadirkannya.
Alat yang berguna
Tanya jawab
Apakah sedekah di bulan Ramadhan pahalanya lebih besar?
Al-Bukhari meriwayatkan bahwa Nabi saw. adalah orang yang paling dermawan dan lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan. Para ulama menggambarkan amal baik di bulan Ramadhan dilipatgandakan pahalanya, dengan kelipatan yang hanya Allah ketahui. Bersedekah di bulan Ramadhan dianjurkan; bersedekah hanya di bulan Ramadhan bukan tujuannya.
Bolehkah bersedekah kepada non-Muslim?
Boleh. Sedekah sunnah boleh diberikan kepada siapa saja yang membutuhkan. Zakat punya penerima tertentu yang disebut dalam Al-Qur'an (9:60), dan mayoritas ulama membatasinya untuk Muslim; tanyakan kepada ustaz yang Anda percaya untuk keadaan Anda.
Apakah memberi kepada keluarga sendiri terhitung?
Menyokong kerabat yang membutuhkan termasuk sedekah terbaik, dan kitab-kitab hadits mencatat pahala tambahan untuknya. Zakat, sebaliknya, tidak boleh diberikan kepada orang yang sudah wajib Anda nafkahi, seperti orang tua dan anak.
Berapa yang sebaiknya diberikan?
Tidak ada jumlah tetap untuk sedekah. Jumlah kecil setiap hari yang dijaga selama 29 hari adalah cara yang baik; banyak orang menetapkan angkanya di bulan Sya'ban dan membuatnya otomatis. Nabi saw. mengajarkan bahwa amal yang paling dicintai adalah yang rutin meski sedikit, diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim.
Sumber
- Al-Qur'an 2:261
- Al-Qur'an 9:60
- Jami' at-Tirmidzi 807
- Shahih al-Bukhari (kedermawanan Nabi saw. di bulan Ramadhan)
- Sunan Abu Dawud 1609